Aku yakin, mampu lalui malam yang tiada berbintang
Meski angin menghembuskan lirih rindu
Dan bisik isian kalbu mengiris pilu
Namun harus kutepis semua
Untuk sekali ini, semua harus jelas
Aku hanya berupaya untuk kuat
Semoga tak kau rasakan
Betapa dilema ini mengiris-iris asaku
Senin, 14 Desember 2015
Raga Kefanaan
Andai waktu akhir bernafas dapat ditebak.
Andai jiwa selamanya di dalam raga ini.
Apakah kelak masa depan lebih baik??
Fakta menjawab.
Jika semua takkan mungkin.
Pikirkan.
Untuk esok, akankah aku tetap di dalam raga ini?
Jika masih waktu itu untukku.
Rabbku, izinkan aku lebih lama bernafas di dunia fana-Mu ini.
Izinkan aku merubah keburukan jiwa di dalam ragaku ini.
Agar kelak di dunia kekal-Mu, ku takkan mempersulit jiwa dalam ragaku.
Andai jiwa selamanya di dalam raga ini.
Apakah kelak masa depan lebih baik??
Fakta menjawab.
Jika semua takkan mungkin.
Pikirkan.
Untuk esok, akankah aku tetap di dalam raga ini?
Jika masih waktu itu untukku.
Rabbku, izinkan aku lebih lama bernafas di dunia fana-Mu ini.
Izinkan aku merubah keburukan jiwa di dalam ragaku ini.
Agar kelak di dunia kekal-Mu, ku takkan mempersulit jiwa dalam ragaku.
Langganan:
Postingan (Atom)